Berkembangnya penggunaan transaksi non-tunai pada Generasi Z menjadi salah
satu latar belakang penelitian ini dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui pengaruh persepsi kemudahan, persepsi manfaat, literasi keuangan dan
kemampuan finansial terhadap minat penggunaan cashless transaction di Kota
Surakarta.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif . Perolehan sampel data dengan
menggunakan data primer berupa kuesioner yang berjumlah 100 responden
berdasarkan rumus lemeshow. Metode yang digunakan berupa nonprobability
sampling dengan teknik incidental sampling . Analisis data memakai metode uji
instrumen data, uji asumsi klasik dan uji hipotesis dengan bantuan program IBM
SPSS Statistic 25.
Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi kemudahan berpengaruh
signifikan terhadap minat penggunaan, persepsi manfaat berpengaruh signifikan
terhadap minat penggunaan, literasi keuangan berpengaruh signifikan terhadap
minat penggunaan dan kemampuan finansial tidak berpengaruh signifikan terhadap
minat penggunaan.
Kata Kunci : Persepsi Kemudahan, Persepsi Manfaat, Literasi Keuangan dan
Kemampuan Finansial