Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keputusan pembelian makanan khas
daerah ditinjau dari pengaruh word of mouth, suasana tempat, dan cita rasa serta
dampaknya pada loyalitas pelanggan (Studi kasus pada Selat Mbak Lies Solo).
Sampel yang diambil sebanyak 100 responden dengan menggunakan metode
purposive sampling.
Teknik analisis yang digunakan yaitu uji validitas, reliabilitas, normalitas,
multikolinearitas, heteroskedastisitas, analisis regresi linear berganda, koefisien
determinasi r2
, uji t dan uji sobel. Pengolahan data ini menggunakan alat bantu spss
25 dan kakulator sobel tes.
Berdasarkan hasil uji t menunjukkan bahwa (1) Word of mouth berpengaruh
positif terhadap keputusan pembelian dengan tingkat signifikansi sebesar 0,005. (2)
Suasana tempat berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian dengan tingkat
signifikansi 0,000. (3) Cita rasa berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian
dengan tingkat signifikansi 0,000. (4) Keputusan pembelian berpengaruh positif
terhadap loyalitas pelanggan dengan tingkat signifikansi 0,000. (5) Word of mouth
berpengaruh positif terhadap loyalitas pelanggan dengan tingkat signifikansi 0,001.
(6) Suasana tempat berpengaruh positif terhadap loyalitas pelanggan dengan tingkat
signifikansi 0,002. (7) Cita rasa berpengaruh positif terhadap loyalitas pelanggan
dengan tingkat signifikansi 0,000. Berdasarkan hasil kakulator sobel tes (8) Word
of mouth berpengaruh positif terhadap loyalitas pelanggan dengan keputusan
pembelian sebagai variabel intervening dengan taraf signifikansi 0,016. (9) Suasana
tempat berpengaruh positif terhadap loyalitas pelanggan dengan keputusan
pembelian sebagai variabel intervening dengan taraf signifikansi 0,000. (10) Cita
rasa berpengaruh positif terhadap loyalitas pelanggan dengan keputusan pembelian
sebagai variabel intervening dengan taraf signifikansi 0,000.
Kata kunci : Word of mouth, Suasana tempat, Cita rasa, Keputusan pembelian,
Loyalitas pelanggan, variabel intervening