Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perhitungan Harga Poko Produksi (HPP) pada PT XYZ sebagai perusahaan manufaktur plastik Polypropylene (PP) dengan menggunakan metode full costing. Metode full costing digunakan karena mampu memberikan gambaran biaya produksi secara menyeluruh dengan membebankan seluruh biaya produksi, baik biaya bahan baku langsung, biaya tenaga kerja langsung, maupun biaya overhead pabrik ke dalam harga pokok produk. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data yang digunakan terdiri dari data primer dan data sekunder yang diperoleh dari laporan biaya produksi PT XYZ selama satu bulan periode pengamatan. Teknik analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi dan menghitung masing-masing komponen biaya produksi, kemudian mengakumulasikannya untuk memperoleh HPP berdasarkan metode full costing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya bahan baku langsung merupakan komponen biaya terbesar dalam struktur biaya produksi PT XYZ, diikuti oleh biaya overhead pabrik dan biaya tenaga kerja langsung. Penggunaan metode full costing dinilai mampu mencerminkan kondisi biaya produksi yang sebenarnya dan dapat dijadikan dasar dalam penetapan harga jual produk. Oleh karena itu, pengendalian biaya produksi, khususnya biaya bahan baku dan biaya overhead
pabrik, menjadi faktor penting bagi perusahaan untuk menjaga efisiensi dan daya saing di pasar.