Main Collections


Abstract
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di bidang makanan, khususnya usaha roti, memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat sekaligus menopang perekonomian lokal. Namun, dalam aktivitas operasionalnya, UMKM dihadapkan pada berbagai risiko yang dapat mengganggu kelancaran usaha, seperti kesalahan proses produksi, keterbatasan sumber daya manusia, kerusakan peralatan, keterlambatan bahan baku, serta fluktuasi permintaan konsumen. Risiko-risiko tersebut, apabila tidak dikelola dengan baik, berpotensi menimbulkan kerugian usaha dan menghambat keberlanjutan usaha. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis risiko operasional, menganalisis penerapan manajemen risiko operasional, serta mengetahui upaya yang dilakukan dalam mengelola dan meminimalkan risiko operasional pada Usaha Toko Roti 1918 Muallimin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi langsung, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari pemilik usaha dan karyawan yang terlibat langsung dalam kegiatan operasional. Teknik analisis data menggunakan model analisis kualitatif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko operasional yang dihadapi Toko Roti 1918 Muallimin meliputi risiko proses produksi, risiko sumber daya manusia, risiko bahan baku, serta risiko penjualan dan distribusi. Penerapan manajemen risiko operasional telah dilakukan, namun masih bersifat sederhana, tidak terdokumentasi secara formal, dan lebih mengandalkan pengalaman serta kebiasaan kerja sehari-hari. Upaya pengelolaan risiko yang dilakukan meliputi pengecekan peralatan produksi, pengelolaan persediaan bahan baku, pengawasan proses produksi, serta penyesuaian jumlah produksi terhadap permintaan pasar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan manajemen risiko operasional diToko Roti 1918 Muallimin masih bersifat reaktif dan belum terstruktur, sehingga diperlukan pengembangan sistem manajemen risiko yang lebih sistematis dan terdokumentasi untuk mendukung efektivitas operasional dan keberlanjutan usaha.
Description
-
File Url
-
Collections
Skripsi Tahun 2026