Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tarif, waktu tunggu,
dan aktivitas sosial terhadap permintaan taksi konvensional. Jenis penelitian
kuantitatif dengan menggunakan pendekatan asosiatif dan metode survey.
Populasi penelitian adalah seluruh konsumen Angkasa Taksi di wilayah bandara
Adi Soemarmo. Sampel penelitian sejumlah 84 responden yang dihitung
menggunakan rumus jumlah indikator dikali 7. Teknik pengambilan sampel
menggunakan purposive sampling dengan pertimbangan yang pernah melakukan
pemesanan atau pernah menggunakan jasa Angkasa Taksi di wilayah bandara Adi
Soemarmo. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang didasarkan pada
kriteria skala Likert. Analisis data melalui uji validitas dan reliabilitas, uji asumsi
klasik terdiri dari uji normalitas, multikolinieritas, heteroskedastisitas, uji regresi
linier berganda dan uji hipotesis dengan uji-t, uji-F dan koefisien determinasi (R2
)
dengan menggunakan SPSS versi 21.
Hasil penelitian ditemukan bahwa secara simultan tarif, waktu tunggu, dan
aktivitas sosial berpengaruh signifikan terhadap permintaan taksi konvensional.
Sedangkan secara parsial tarif, waktu tunggu, dan aktivitas sosial berpengaruh
signifikan positif terhadap permintaan taksi konvensional.
Kata kunci : tarif, waktu tunggu, aktivitas sosial, permintaan taksi
konvensional