Industri kopi di Indonesia mengalami perkembangan yang pesat seiring dengan
meningkatnya jumlah pengusaha dan permintaan konsumen. Sejarah kopi di
Indonesia dimulai pada abad ke-17, dan saat ini Indonesia menjadi salah satu
produsen kopi terbesar di dunia. Konsumsi kopi yang tinggi mencerminkan betapa
pentingnya kopi dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia. Banyak
penikmat kopi yang lebih memilih membeli kopi di kedai dibandingkan
membuatnya sendiri. Coffeeshop Kopinggirjalan, yang didirikan pada tahun 2021,
menjadi contoh sukses dalam industri kopi dengan menyediakan beragam menu
minuman dan makanan serta acara menarik yang mampu menarik perhatian
konsumen dan meningkatkan omset. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
pengaruh media sosial, kualitas produk, dan brand image terhadap keputusan
pembelian di Coffeeshop Kopinggirjalan Delanggu.
Objek penelitian ini yaitu customer Kopinggirjalan Delanggu. Perolehan sampel
dan data dengan menyebarkan kuesioner secara online (data primer) dan populasi
data dari elemen customer Kopinggirjalan Delanggu. Penelitian ini menggunakan
pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan analisis regresi linier berganda
untuk menguji pengaruh ketiga variabel terhadap keputusan pembelian. Populasi
berjumlah 100 responden dengan menggunakan metode purposive sampling.
Analisis data memakai metode uji kualitas/instrumen data, uji asumsi klasik dan uji
hipotesis dengan bantuan program IBM SPSS Statistic 22.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial (X1) tidak berpengaruh
signifikan terhadap keputusan pembelian (Y), karena indikator seperti gambar
menarik, keaktifan, dan tulisan berkualitas tidak memberikan kontribusi signifikan
terhadap keputusan pembelian. Kualitas produk (X2) terbukti memiliki pengaruh
positif yang signifikan terhadap keputusan pembelian, dengan indikator kualitas
produk seperti performa, keunggulan tambahan, kesesuaian spesifikasi, dan
kualitas pengemasan berkontribusi besar. Begitu pula dengan brand image (X3),
yang memiliki pengaruh positif signifikan terhadap keputusan pembelian, dengan
indikator citra perusahaan, produk, dan penggunaan yang mempengaruhi persepsi
konsumen. Secara keseluruhan, penelitian ini menekankan pentingnya kualitas
produk dan brand image dalam mempengaruhi keputusan pembelian, sementara
pengelolaan media sosial yang kurang optimal dapat mempengaruhi keputusan
pembelian di Coffeeshop Kopinggirjalan Delanggu. Penelitian ini memberikan
kontribusi teoritis dan praktis dalam pengembangan strategi pemasaran di industri
kopi, khususnya di Coffeeshop Kopinggirjalan Delanggu.
Kata kunci : Media Sosial, Kualitas Produk, Brand Image, Keputusan
Pembelian.