UMKM kerajinan tembaga di Dukuh Tumang merupakan sektor unggulan yang
berkontribusi terhadap perkembangan ekonomi lokal, namun pemanfaatan promosi digital dan
strategi branding masih belum optimal sehingga berdampak pada rendahnya keputusan
pembelian konsumen. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh promosi digital dan
branding terhadap keputusan pembelian dengan brand image sebagai variabel mediasi.
Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 100
responden konsumen kerajinan tembaga Tumang. Analisis data dilakukan menggunakan
Structural Equation Modeling–Partial Least Square (SEM-PLS) dengan aplikasi SmartPLS.
Variabel yang dikaji meliputi promosi digital (X1), branding (X2), brand image (M), dan
keputusan pembelian (Y).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) promosi digital berpengaruh positif dan
signifikan terhadap keputusan pembelian; (2) branding tidak berpengaruh langsung terhadap
keputusan pembelian; (3) promosi digital tidak berpengaruh signifikan terhadap brand image;
(4) branding berpengaruh positif dan signifikan terhadap brand image; (5) brand image
berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian; (6) brand image tidak
memediasi pengaruh promosi digital terhadap keputusan pembelian; dan (7) brand image
memediasi secara penuh pengaruh branding terhadap keputusan pembelian. Model penelitian
memiliki daya prediksi yang kuat dengan nilai R² brand image sebesar 0,819 dan keputusan
pembelian sebesar 0,884.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa branding harus diarahkan untuk membentuk brand
image yang kuat agar mampu meningkatkan keputusan pembelian. Sementara itu, promosi
digital dapat mendorong keputusan pembelian secara langsung, namun hasil optimal akan
dicapai apabila dikombinasikan dengan penguatan brand image. Pelaku UMKM disarankan
memperkuat konten digital dan konsistensi identitas merek berbasis nilai budaya lokal.
Kata Kunci: Promosi Digital, Branding, Brand Image, Keputusan Pembelian, UMKM