Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam pengaruh mekanisme biaya produksi dan biaya penjualan terhadap laba bersih pada CV. XYZ, sebuah perusahaan yang bergerak di industri garment. Biaya produksi mencakup seluruh pengeluaran yang terkait dengan proses produksi, seperti bahan baku, tenaga kerja langsung, dan biaya overhead, sedangkan biaya penjualan melibatkan upaya pemasaran, distribusi, dan administrasi penjualan. Kedua jenis biaya ini memiliki peran penting dalam menentukan laba bersih perusahaan, yang merupakan indikator utama kinerja keuangan dan profitabilitas. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan data sekunder yang diambil dari laporan keuangan CV. XYZ selama dua tahun terakhir (2022 & 2023). Analisis data dilakukan untuk mengidentifikasi pola hubungan antara biaya produksi dan biaya penjualan terhadap laba bersih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara biaya produksi dan biaya penjualan terhadap laba bersih. Efisiensi dalam pengelolaan kedua biaya ini terbukti dapat meningkatkan profitabilitas perusahaan secara keseluruhan. Selain itu, penelitian ini juga memberikan rekomendasi strategis bagi manajemen CV. XYZ untuk mengoptimalkan kinerja keuangan melalui efisiensi biaya yang lebih baik. Temuan ini diharapkan menjadi dasar dalam pengambilan keputusan manajerial yang lebih efektif dan berorientasi pada peningkatan laba bersih perusahaan.
Kata Kunci: Biaya Produksi, Biaya Penjualan, Laba Bersih, CV. XYZ, Kinerja Keuangan, Efisiensi Biaya.