Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor keberhasilan dan hambatan
dalam pelaksanaan Program Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) di
Kabupaten Boyolali. Objek penelitian berlokasi di Badan Perencanaan
Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) Kabupaten Boyolali
sebagai instansi yang memiliki peran strategis dalam perencanaan, pelaksanaan,
dan evaluasi program inovasi daerah. Metode penelitian yang digunakan adalah
kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi,
wawancara, dan dokumentasi. Proses analisis data dilakukan melalui tahapan
pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta verifikasi dan penarikan
kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan pelaksanaan
program Krenova dipengaruhi oleh beberapa faktor utama, antara lain dukungan
dan komitmen pemerintah daerah, koordinasi dan kerja sama internal pegawai
BAPPERIDA, pemanfaatan sistem digital BI-SMART yang meningkatkan efisiensi
dan transparansi, serta meningkatnya partisipasi masyarakat dalam kegiatan
inovasi. Di sisi lain, pelaksanaan Krenova masih menghadapi sejumlah hambatan,
seperti ketidaklengkapan administrasi peserta, gangguan teknis sistem,
keterbatasan anggaran, lemahnya koordinasi internal, serta terbatasnya kreativitas
peserta dalam menghasilkan inovasi yang benar-benar baru. Untuk mengatasi
hambatan tersebut, BAPPERIDA menerapkan strategi optimalisasi melalui
program Safari Inovasi, pembinaan pascalomba, serta peningkatan kapasitas
sumber daya manusia pelaksana.
Kata kunci: Krenova, inovasi daerah, BAPPERIDA Kabupaten Boyolalali.