Penerapan suatu sistem dalam sebuah instansi atau perusahaan dihadapkan kepada dua hal yaitu perusahaan mendapatkan suatu keberhasilan penerapan sistem atau kegagalan penerapan sistem. Agar sistem yang dijalankan perusahaan berhasil dan maju maka perlu diketahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi implementasi sistem tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh keterlibatan pemakai, program pelatihan dan pendidikan, dukungan manajemen puncak dan ukuran organisasi terhadap kinerja sistem informasi akuntansi. Sistem informasi akuntansi sebagai dasar landasan teori mengenai kinerja sistem informasi akuntansi. Penelitian ini berjenis data kuantitatif. Penelitian ini menggunakan kuesioner yang disebar kepada 50 responden yang merupakan karyawan BPJS Kesehatan KC Surakarta yang terlibat dalam penggunaan sistem informasi akuntansi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi berganda, uji t, uji F, koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan keterlibatan pemakai dan ukuran organisasi berpengaruh terhadap kinerja sistem informasi akuntansi sedangkan program pelatihan dan pendidikan dan dukungan manajemen tidak berpengaruh terhadap kinerja sistem informasi akuntansi.