Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengendalian persediaan bahan
baku menggunakan metode Min-Max dan metode FIFO (First In First Out)
pada Seperdua Kopi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan
pendekatan deskriptif melalui wawancara, observasi dan dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Min-Max
membantu menentukan batas minimum dan maksimum persediaan bahan
baku sehingga dapat menghindari kelebihan dan kekurangan stok.
Sementara itu, metode FIFO (First In First Out) diterapkan untuk menjaga
kualitas bahan baku dan mengurangi risiko kedaluwarsa. Kendala utama
yang dihadapi adalah human error dalam pencatatan stok serta
keterlambatan pengiriman bahan baku. Oleh karena itu, diperlukan evaluasi
rutin dan pengawasan yang lebih ketat agar pengelolaan persedian dapat
berjalan lebih optimal.
Kata Kunci : Pengendalian Persediaan, Min-Max, FIFO, Bahan Baku