Karima, Emira Ayu (2022) Pengaruh Impulse Buying, Kecemasan dan Sosial Media terhadap Fenomena Panic Buying pada Susu Bear Brand saat Pandemi Covid-19. Skripsi (S1) thesis, STIE Surakarta.
EMIRA AYU KARIMA_18110101_MANAJEMEN.pdf
Download (1MB) | Preview
Abstract
ABSTRAK : Mewabahnya virus Covid-19 di dunia dan termasuk di Indonesia menimbulkan banyak dampak. Salah satu dampak dari pandemi Covid-19 adalah terjadinya panic buying, hal tersebut dikarenakan adanya perasaan cemas pada seseorang dan menimbulkan perilaku membeli yang impulsif. Pembelian impulsif banyak terjadi pada produk kesehatan yang dinilai dapat melindungi diri dari terpapar virus sehingga dapat meminimalisir rasa cemas. Hal ini didasari karena adanya pemberitaan yang ada di sosial media yang mengakibatkan rasa cemas dan perilaku impulsif semakin tidak terkontrol. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan impulse buying, kecemasan dan sosial media pada susu bear brand saat pandemi Covid-19. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif dengan alat pengumpul data berupa kuesioner, Sampel pada penelitian ini berjumlah 144 responden yang merupakan masyarakat yang pernah mengalami panic buying pada susu bear brand di pulau jawa. Metode pengambilan sampel menggunakan non-probability sampling dan jenis yang digunakan adalah purposive sampling. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi berganda dengan alat bantu IBM SPSS versi 23. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah (1) uji instrumen data, meliputi uji validitas dan reabilitas, (2) uji asumsi klasik, meliputi uji normalitas, uji multikolinearitas, dan uji heteroskedastisitas, (3) analisis regresi linier berganda, (4) uji t, (5) dan koefisien determinasi. Hasil penelitian ini menunjukan hasil bahwa variabel impulse buying, kecemasan, dan sosial media berpengaruh signifikan terhadap fenomena panic buying. Semakin berita yang beredar di sosial media yang belum tentu akan kebenarannya maka semakin tinggi kecemasan yang dirasakan oleh seseorang yang akan menimbulkan pembelian dan mengakibatkan terjadinya panic buying di masyarakat
Kata kunci : impulse buying, kecemasan, sosial media, dan panic buying
| Item Type: | Thesis (Skripsi (S1)) |
|---|---|
| Additional Information: | ABSTRAK : Mewabahnya virus Covid-19 di dunia dan termasuk di Indonesia menimbulkan banyak dampak. Salah satu dampak dari pandemi Covid-19 adalah terjadinya panic buying, hal tersebut dikarenakan adanya perasaan cemas pada seseorang dan menimbulkan perilaku membeli yang impulsif. Pembelian impulsif banyak terjadi pada produk kesehatan yang dinilai dapat melindungi diri dari terpapar virus sehingga dapat meminimalisir rasa cemas. Hal ini didasari karena adanya pemberitaan yang ada di sosial media yang mengakibatkan rasa cemas dan perilaku impulsif semakin tidak terkontrol. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan impulse buying, kecemasan dan sosial media pada susu bear brand saat pandemi Covid-19. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif dengan alat pengumpul data berupa kuesioner, Sampel pada penelitian ini berjumlah 144 responden yang merupakan masyarakat yang pernah mengalami panic buying pada susu bear brand di pulau jawa. Metode pengambilan sampel menggunakan non-probability sampling dan jenis yang digunakan adalah purposive sampling. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi berganda dengan alat bantu IBM SPSS versi 23. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah (1) uji instrumen data, meliputi uji validitas dan reabilitas, (2) uji asumsi klasik, meliputi uji normalitas, uji multikolinearitas, dan uji heteroskedastisitas, (3) analisis regresi linier berganda, (4) uji t, (5) dan koefisien determinasi. Hasil penelitian ini menunjukan hasil bahwa variabel impulse buying, kecemasan, dan sosial media berpengaruh signifikan terhadap fenomena panic buying. Semakin berita yang beredar di sosial media yang belum tentu akan kebenarannya maka semakin tinggi kecemasan yang dirasakan oleh seseorang yang akan menimbulkan pembelian dan mengakibatkan terjadinya panic buying di masyarakat Kata kunci : impulse buying, kecemasan, sosial media, dan panic buying |
| Subjects: | H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management |
| Divisions: | Program Studi > S1 Manajemen |
| Depositing User: | Admin Repository |
| Date Deposited: | 18 Oct 2022 02:22 |
| Last Modified: | 13 Oct 2026 07:02 |
| URI: | https://repository.stiesurakarta.ac.id/id/eprint/232 |
